HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM Tarbiyah

Yakin Usaha Sampai

  • Kalender

    Juni 2012
    M S S R K J S
    « Mei    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
  • Kategori Tulisan

  • CHAT ROOM

  • komentar

    amrizon70 on DOWNLOAD
    iza on PINTAR VS BODOH ???
    sulis on contoh proposal skripsi
    sistem informasi sek… on PENDIDIKAN ISLAM DALAM SISTEM …
    Stop Dreaming Start … on contoh proposal skripsi
    basir on SUSUNAN PENGURUS
    laila on contoh proposal skripsi
    qossam on NDP HMI BARU
    qossam on PKS Cuma Gertak Sambal
    alqossam on PKS Cuma Gertak Sambal
    suriza on DISKUSI
    suriza on Demo Hotel Grand Antares
    zay on Demo Hotel Grand Antares
    zay on Demo Hotel Grand Antares
    zay on Demo Hotel Grand Antares
  • Tag

  • PENDIDIKAN ISLAM DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DI INDONESIA

    Posted by alqossam86 pada 3 Mei 2010

    PENDIDIKAN ISLAM DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

    DI INDONESIA

    editor: Wiwid Kurniandi

    I. Pendahuluan

    Dalam upaya merekonstruksi kebangkitan suatu masyarakat, negara, bahkan peradaban umat manusia, keberadaan mabda (ideologi) merupakan salah satu aspek penting yang menentukan kebangkitan dan pembentukan peradaban tersebut. Mabda merupakan aqidah aqliyah (difahami melalui proses berfikir) yang melahirkan segenap peraturan untuk memecahkan berbagai problematika kehidupan manusia . Dengan memahami bahwa masyarakat adalah sekumpulan individu yang memiliki pemikiran dan perasaan yang sama serta diikat oleh peraturan kehidupan yang sama maka rekonstruksi suatu masyarakat dapat dilakukan dengan perubahan terhadap unsur 2MQ yaitu mengubah Mafahim (pemahaman, cara berfikir), Maqayis (perasaan-perasaan) serta Qanaat (ketaatan, keterikatan terhadap nilai-nilai). Masyarakat yang memiliki maqayis, mafahim, dan qanaat yang bersumber dari mabda kapitalisme maka kehidupannya senantiasa berjalan di atas rel ‘Sekulerisme’ begitu pula dengan peradaban yang terbentuknya. Demikian halnya dengan mabda sosialisme-komunisme yang mengarahkan unsur 2MQ dalam masyarakat berjalan di atas rel ‘Dialektika Materialisme dan Atheisme’. Adapun dengan mabda islam, masyarakat hendak diarahkan agar memiliki landasan (qaidah) dan arahan/kepemimpinan (qiyadah) dalam berfikir, berperasaan serta mengikatkan diri pada peraturan yang bersumber dari aqidah dan syariah islam dalam menjalani kehidupannya. Bahkan dengan mabda islam tersebut umat manusia diarahkan untuk membangun sebuah peradaban yang mulia melalui tegaknya institusi negara yang menjamin terpeliharanya aqidah dan syariah tersebut dalam kehidupan.

    Saat ini kehidupan kaum muslimin di berbagai negeri tengah didera oleh ideologi kapitalisme maupun sosialisme-komunisme. Tidak terkecuali dengan Indonesia yang merupakan salah satu negeri muslim terbesar di dunia kini tengah mengalami berbagai macam keterpurukan akibat mengemban ideologi tersebut. Secara praktis, mafahim, maqayis, dan qanaah yang dimiliki oleh masyarakatpun tidak sepenuhnya diberikan kepada Islam, melainkan kepada kapitalisme maupun sosialisme-komunisme. Oleh karena itu merupakan suatu kewajiban pula bagi kaum muslimin untuk mengembalikan unsur 2MQ tersebut kepada mabda Islam melalui aktifitas dakwah yang dilakukan secara berjamaah dalam berinteraksi dengan masyarakat hingga dapat menanamkan nilai-nilai baru ditengah-tengah masyarakat secara berkesinambungan.

    Baca entri selengkapnya »

    Ditulis dalam Umum | Komentar Dimatikan

    PINTAR VS BODOH ???

    Posted by alqossam86 pada 3 Mei 2010

    PINTAR VS BODOH

    Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya di bisnis.
    Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar.
    Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

    Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
    maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
    Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

    Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja.
    Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.
    Baca entri selengkapnya »

    Ditulis dalam Umum | 1 Komentar »

    MISSION HMI

    Posted by alqossam86 pada 8 Februari 2010

    Mission dapat diartikan sebagai amanah/tanggungjawab. Pembahasan makna mission secara harafiah coba tidak saya jabarkan, karena pemaknaan merupakan pembatasan, dan setiap orang dapat melakukan pemaknaan terhadap suatu hal (tergantung mana yang disepakati), maka untuk menghindari perbedaan makna, pembahasan makna secara harfiah coba diabaikan.

    Mission pada hakekatnya untuk menumbuhkan kesadaran menyeluruh kader untuk senantiasa berjuang mewujudkan tujuan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Konsekuensi yang harus diemban ketika tujuan telah dimaknai secara sadar dan mendalam, derivasi atau turunan dari tujuan yang telah disadari merupakan bagian dari mission HMI.

    Dari situ maka pemahaman terkait tujuan HMI sekirannya perlu dijabarkan terlebih dahulu dan kemudian mengetahui sebenarnya apa sebenarnya mission HMI.

    Baca entri selengkapnya »

    Ditulis dalam Jalan Lurus | Komentar Dimatikan

    TINGKAT EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI KINERJA KEPENGURUSAN ORGANISASI DI HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM KOMISARIAT FAKULTAS TARBIYAH

    Posted by alqossam86 pada 19 Agustus 2009

    oleh: Sri Ridhani Is

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Masalah

      “Sesunggunya pemimpinmu adalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan mereka memberikan zakat seraya tunduk (kepada Allah). Dan barang siapa yang memilih Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi pemimpinnya, maka sesungguhnya pengikut (golongan) Allahlah yang dimenangkan.[1]

      Ada seorang yang hidup di daerah pedalaman yang selama hidupnya belum tersentuh kemajuan dunia modern. Suatu saat ia diajak oleh anaknya mengunjungi ibu kota untuk sekedar menikmati dan mengetahui adanya gaya hidup yang lain dari yang biasa ia hadapi. Selama di kota ia tinggal di hotel yang aduhai mewahnya. Segalanya bagai mimpi, ia merasakana adanya surga di dunia.

      Bayangkan saja, masuk di kotak kecil, berdiri beberapa menit, tiba-tiba saja sudah berada di lantai yang tinggi (lift). Hanya dengan menekan sebuah alat kecil (remote control), tiba-tiba sebuah kotak mengeluarkan sinar, dan di dalamnya ada gambar hidup (televisi). Ia tak habis-habisnya berdecak kagum akan segala keanehan dunia ibu kota yang belum pernah ia alami sebelumnya.

      Baca entri selengkapnya »

      Ditulis dalam Pendidikan | Komentar Dimatikan

      contoh proposal skripsi

      Posted by alqossam86 pada 14 Juni 2009

      BAB I

      PENDAHULUAN

      A. Latar Belakang Masalah

      Strategi pengajaran adalah sebuah langkah-langkah atau rencana pengajaran yang harus dirancang dan dilaksanakan oleh seorang pendidik dalam proses belajar mengajar. Fungsi strategi itu sendiri merupakan alat untuk tercapainya tujuan pengajaran. Jadi dalam mencapai tujuan pengajaran itu, seorang pendidik harus menggunakan berbagai strategi atau langkah-langkah pembelajaran tersebut. Oleh karena itu seorang pendidik sebagai pelaksana strategi harus dapat memilih strategi pengajaran yang sesuai dan tepat yang digunakan untuk menyajikan dan memberikan sebuah pelajaran agar dapat mempengaruhi sebuah hasil dan memotivasi siswa dalam mengikuti pelajaran selama dalam proses pembelajaran.

      Demikian pula dengan seorang guru agama yang mengajarkan pelajaran Aqidah Akhlak, guru tersebut harus memilih strategi yang sesuai dan tepat agar dapat mempengaruhi siswa dalam mencapai hasil dan memotivasi siswa dalam mempelajari Aqidah Akhlak. Adapun salah satu strategi yang digunakan dalam mengajarkan pelajaran Aqidah Akhlak tersebut yaitu strategi Cooperative Learning. Strategi ini adalah strategi yang melibatkan setiap siswa untuk bekerja sama dalam menguasai sebuah pengetahuan atau pelajaran. Strategi ini merupakan strategi yang dapat memotivasi siswa dan menarik perhatian siswa dalam memahami, mengetahuan dan mengembangkan wawasan terhadap pembelajaran. Oleh karena itu, strategi pembelajarna cooperative learning tepat dipakai dalam meningkatkan pemahaman siswa dan mengembangkan wawasan siswa dalam mempelajari Aqidah Akhlak.

      Akan tetapi dalam memberikan pengajaran khususnya Aqidah Akhlak, MAL IAIN-SU Medan belum pernah menggunakan strategi pembelajaran cooperative learning. Oleh karena itu, dalam proses belajar mengajar perlu menggunakan strategi tersebut agar guru dapat mengetahui sejauh mana siswa dapat memahami dan meningkatkan pengetahuan serta memotivasi siswa terhadap materi yang diajarkan. Hal inilah yang menarik bagi penulis untuk mengangkat permasalahan tersebut dan melihat melalui sebuah penelitian yang tertuang dalam sebuah skripsi yang berjudul “Strategi Pembelajaran Cooperative Learning dan Kaitannya Dengan Motivasi Belajar Aqidah Akhlak Pada Siswa MAL IAIN-SU Medan”.

      Baca entri selengkapnya »

      Ditulis dalam Pendidikan | 3 Komentar »

       
      Ikuti

      Get every new post delivered to your Inbox.