HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM Tarbiyah

Yakin Usaha Sampai

  • Kalender

    Desember 2016
    M S S R K J S
    « Jun    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Kategori Tulisan

  • CHAT ROOM

  • komentar

    iza di PINTAR VS BODOH ???
    sulis di contoh proposal skripsi
    sistem informasi sek… di PENDIDIKAN ISLAM DALAM SISTEM…
    Stop Dreaming Start… di contoh proposal skripsi
    laila di contoh proposal skripsi
    qossam di PKS Cuma Gertak Sambal
    alqossam di PKS Cuma Gertak Sambal
    suriza di Demo Hotel Grand Antares
    zay di Demo Hotel Grand Antares
    zay di Demo Hotel Grand Antares
    zay di Demo Hotel Grand Antares
    dir88gun2 di PKS Cuma Gertak Sambal
    qossam di newsletter
    ressay di MAKALAH LK-II
    dedekusn di PINTAR VS BODOH ???
  • http://princess135.blogspot.com www.islamonline.com
  • LAPORAN

    BERSERAH
    (Beban Berat Sejarah)*

    n1113501573_4021
    Saudara/i dan Kakanda anggota MPKPK yang kami hormati,

    Mencari Ideologi Gerakan
    Mahasiswa sebagai generasi yang menyandang predikat agen of change dan kader HMI yang dikatakan sebagai anak kandung umat sedang mengalami kejumudan berpikir dan gerakan, hal tersebut dibuktikan dengan ketidakjelasan ideologi dan pola gerakan yang dibangun oleh sebagian besar mahasiswa. Tentu saja hal ini menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat kepada mahasiswa sebagaimana 11 tahun yang lalu – saat bergulirya reformasi – mahasiswa dianggap sebagai “Dewa Penolong”.
    Ideologi dalam pengertian luas bisa bermakna positif juga peyoratif. Ideologi berfungsi untuk melawan sekaligus melanggengkan status quo. Sejak didirikan, HMI menjadikan visi keislaman dan keindonesiaan sebagai tujuan inti organisasi. Sejarah menjelaskan bagaimana ideologi HMI itu beroperasi, direproduksi dan dipertahankan.
    Suatu gagasan memuat sekaligus tindakan, sentimen, dan gesturenya. Misi keislaman dan kebangsaan HMI, pada masa orde lama sejatinya ialah ideologi yang menyerang kolonialisme (penjajah) dan memusuhi komunisme. Ideologi ini kemudian berubah bentuk ketika direproduksi secara intelektual melalui isu-isu; keislaman, keindonesiaan, kemodernan dan sekularisasi yang menjadi tema aktual di era pembangunan. Kemunculan cendekiawan muslim bercorak moderat di masa itu lebih didorong pada upaya mendamaikan hubungan Negara dengan agama (islam) dalam rangka mempertahankan stabilitas ekonomi-politik orde baru. Bagaimanapun, pemikiran Cak Nur tentang ‘Islam Yes, Partai Islam No!’, sedikit-banyak menguntungkan Golkar sebagai partai penguasa. Karateristik HMI hari ini tidak dapat dilepaskan dari fakta-fakta sosial-historis dan pengetahuan yang mengakumulasi dalam dirinya selama 62 tahun. Proses diskursif dialektis selama enam dekade memenangkan wacana keislaman yang berwatak modern-moderat-inklusif sebagai mainstream. Sedang watak keagamaan yang cenderung tradisional-radikal-eksklusif menjadi pihak yang kalah.

    Tidak banyak yang dapat diceritakan mengenai peran HMI pasca Orde Baru, bahkan ketika gerakan mahasiswa ‘98 beramai-ramai merobohkan kediktatoran Suharto. Saat itu, peran HMI patut dipertanyakan. HMI berjuang (melawan diktatur) pada masa Orde Lama. HMI membangun (bersama diktator) pada fase Orde Baru. Akhirnya, sekarang, HMI tengah mencari bentuk di era reformasi dan sekarang di era pascareformasi.
    Kondisi Objektif Perguruan Tinggi
    HMI komisariat Fakultas Tarbiyah yang berdiri sejak 42 tahun yang lalu – dalam kurun waktu 1967-2009 – telah memberikan kontribusi yang tidak sedikit kepada IAIN umumnya dan fakultas tarbiyah khususnya. Dengan realitas sejarah yang besar ini, cukup membuat pengaruh kepada generasi-generasi sesudah era keemasan HMI di fakultas tarbiyah, sangat berat kami rasakan memikul beban sejarah yang begitu besar. Sehingga kami sadari cita-cita the founding father HMI FT – Buya Bahasan Siregar – manjadi sangat jauh dari yang beliau harapkan, kami menyampaikan permohonan maaf kepada beliau.
    IAIN-SU tempat HMI komisariat FT beraktifitas dan mengaplikasikan ilmu ke-HMIannya merupakan sebuah perguruan tinggi yang berdiri atas prakarsa pendiri HMI FT Buya Bahasan Siregar. Dalam ranah internal kampus, HMI komisariat FT hampir tidak memiliki posisi kebijakan di tingkat jurusan (HMJ), hanya di Koperasi Mahasiswa posisi kita masih diperhitungkan. Sedangkan di HMJ PGMI – yang diusung oleh komisariat – sampai hari ini belum ada jalan keluar yang terbaik dalam penyelesaiannya, dimana Ketua Umum terpilih belum dilantik secara defenitif oleh Dekan FT.
    Kondisi Objektif Internal
    Saat ini HMI komisariat fakultas tarbiyah berada pada kondisi terbaiknya untuk periode ini, baik dari segi kuantitas anggota biasa yang meningkat. Indikatornya adalah di setiap kepanitiaan Latihan Kader I HMI Cabang Medan, HMI komisariat fakultas tarbiyah senantiasa berhasil memasukkan kader-kadernya untuk mengikuti forum LK-I tersebut.
    Akan tetapi kondisi ini bukan berarti berjalan tanpa konflik, beberapa pengurus juga mengalami atau menghadapi konflik secara diametral dengan pengurus lainnya. Bahkan konflik ini berimbas pada ketidakaktifan person yang bersangkutan. Kami melihat bahwa permasalahan itu merupakan sarana menuju kedewasaan berpikir, konflik yang timbul dapat dijadikan sebagai jembatan bagi seorang kader untuk “naik kelas” dalam tataran kedewasaan berpikir dan memanajemen konflik yang terjadi.
    Yang menjadi perhatian utama komisariat adalah menerjemahkan hasil RAK XXXIII berupa rekomendasi dan program kerja komisariat. Dari program kerja komisariat, rekomendasi dan kebijakan umum komisariat diramu menjadi sebuah proyek kerja komisariat yang akan disampaikan oleh masing-masing bidang di komisariat.
    Kondisi Objektif Eksternal
    Sejak dilantik pada tanggal 3 Mei 2008 yang lalu, komisariat mengambil kebijakan umum berupa program back to campus dan menetralisir kegiatan-kegiatan komisariat di luar kampus yang bersifat politik praktis.
    Kegiatan-kegiatan HMI komisariat FT yang bersifat eksternal (dalam bentuk aksi pengerahan massa) senantiasa tidak terlepas dari koordinasi dengan pengurus HMI Cabang Medan, sebagai contoh adalah menyikapi penangkapan atas kader-kader HMI yang terlibat dalam peristiwa film “fitna” dan peristiwa teranyar adalah menyikapi tewasnya Ketua DPRD SU, Kakanda Abdul Aziz Angkat, HMI Komisariat FT tetap menjalin koordinasi dengan HMI Cabang Medan.
    Proyeksi
    Pada setengah periode ke depan menjelang berakhirnya periodeisasi 2008-2009, kami akan meningkatkan kondolidasi antarpengurus dan meningkatkan silaturahmi alumni dan senior dengan program “pengawalan alumni” dimana setiap pengurus akan intens menjadlin komunikasi dengan alumni di kota Medan dan daerah.
    Dengan adanya program ini, maka seluruh alumni dan senior akan memiliki jalur komunikasi yang baik dengan komisariat melalui pengurus yang diutus kepada alumni yang bersangkutan. Kemudian program kesejahteraan sekretariat juga menjadi perhatian utama kami selaku pimpinan komisariat.
    Penutup
    Demikian laporan ini kami sampaikan sebagai sebuah pertanggungjawaban atas kinerja yang kami lakukanselama setengah periodeisasi, adapun rekomendasi dari rapat evaluasi ini akan kami terjemahkan dalam bentuk proyek kerja pada rapat kerja komisariat pada semester kedua, yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 06 Maret 2009 di sekretariat HMI FT IAIN-SU.

    KETUA UMUM
    HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM
    KOMISARIAT FAKULTAS TARBIYAH IAIN-SU MEDAN
    PERIODE 2008-2009

    WIWID KURNIANDI

    • Laporan umum Ketua Umum HMI Komisariat FT IAIN-SU Medan Periode 2008-2009, disampaikan dalam progress report proyek kerja HMI komisariat FT IAIN-SU periode 2008-2009, pada tanggal 27 Februari 2009 di sekretariat HMI FT, Jl. Dahlia 35I Medan.

    Satu Tanggapan to “LAPORAN”

    1. […] LAPORAN […]

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: